Umum

Daerah Kewanitaan

Menangani Kegatalan di Daerah Kewanitaan

Vagina gatal dapat menjadi gejala iritasi, infeksi jamur atau bakteri, bahkan gejala penyakit berbahaya. Penggunaan bahan kimia, infeksi, penyakit menular seksual, hingga stres bisa menjadi penyebabnya. Simak beberapa langkah untuk mengatasi dan cara pencegahannya.

Vagina gatal adalah kondisi yang umum terjadi pada anak-anak hingga dewasa dan cenderung tidak berbahaya. Namun jika situasi ini berlanjut hingga lebih dari beberapa hari atau disertai gejala lain, maka dianjurkan segera diperiksakan ke dokter.

Penyebab Vagina Gatal yang Perlu Anda Ketahui

Gatal pada vagina dapat terjadi karena satu atau kombinasi beberapa penyebab. Diperlukan pemeriksaan oleh dokter untuk mendeteksi kondisi yang menyebabkan gatal. Berikut ini adalah beberapa penyebab umum yang dapat terjadi.
1. Penggunaan bahan kimia

Gatal dapat disebabkan iritasi vagina akibat bahan-bahan kimia yang terdapat dalam kondom, krim, sabun, tisu, atau pembalut yang digunakan.

2. Infeksi jamur

Disebut juga kandidiasis vagina. Yaitu infeksi jamur yang tumbuh berlebihan pada vagina dan vulva. Infeksi ini lebih berisiko terjadi saat wanita sedang hamil, menggunakan antibiotik, aktif berhubungan seksual, dan ketika sistem kekebalan tubuhnya sedang melemah. Selain gatal, jamur akan menyebabkan vagina mengeluarkan cairan putih dan kental.

3. Vaginosis bakteri

Keberadaan bakteri-bakteri sehat pada vagina adalah hal yang normal. Namun bakteri jahat dapat menyebabkan infeksi dan rasa gatal. Selain gatal, umumnya vaginosis bakteri diiringi gejala seperti rasa perih, serta keluarnya cairan dan bau tidak sedap dari vagina.
4. Penyakit Menular Seksual (PMS)

Herpes, klamidia, trikomoniasis, dan gonore adalah beberapa jenis PMS yang dapat menyebabkan vagina gatal.
5. Menopause

Turunnya produksi estrogen di akhir masa reproduksi wanita dapat menyebabkan dinding vagina menipis dan mengering, sehingga menyebabkan terjadinya iritasi dan vagina gatal. Selain pada menopause, kondisi ini juga dapat terjadi pada wanita yang sedang menyusui.

6. Lichen sklerosis

Bercak putih pada kulit sekitar kemaluan. Kondisi yang jarang terjadi ini umumnya dialami wanita pascamenopause. Penyakit kulit lain seperti eksim dan psoriasis juga dapat menyebabkan gatal.

7. Kanker vulva

Gatal juga dapat menjadi gejala kanker pada organ intim wanita, tepatnya kanker vulva.

8. Stres

Meski jarang terjadi, namun kondisi emosional yang tidak stabil dapat menyebabkan sistem kekebalan menurun sehingga membuat tubuh lebih berisiko mengalami gatal dan iritasi.
Waspadai Gejala Ini

Iritasi pada vagina umumnya dapat membaik dengan sendirinya. Jika tidak, sebaiknya segera memeriksakan diri ke dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat.

Segera ke dokter terutama jika gatal pada vagina disertai gejala-gejala berikut:

  • Keluarnya cairan tidak normal dari vagina.
    Bisul atau luka seperti sariawan pada vulva.
    Sulit atau terasa perih saat buang air kecil.
    Gejala-gejala tidak normal lain yang tetap ada hingga lebih dari satu minggu.
    Gatal disertai pendarahan dan pembengkakan.

Mengatasi dan Mencegah Vagina Gatal

Dokter akan melakukan penelusuran riwayat keluhan, pemeriksaan fisik termasuk pemeriksaan dalam, dan menganjurkan pemeriksaan tambahan, seperti tes darah, urine, pemeriksaan cairan vagina, dan pap smear untuk menentukan diagnosis penyakit. Vagina gatal akan ditangani secara berbeda, tergantung dari jenis penyebabnya. Antara lain:

  • Infeksi menular seksual ditangani dengan antibiotik.

Jamur pada vagina ditangani dengan obat-obatan antijamur yang dikonsumsi dengan diminum atau krim yang dioleskan pada vagina. Obat antijamur dalam sediaan tertentu juga dapat diberikan melalui vagina.
Gatal yang disebabkan menopause ditangani dengan krim atau tablet estrogen. Krim atau losion estrogen kadang digunakan untuk mengatasi gatal dan inflamasi.
Obat-obatan antihistamin digunakan untuk menangani gatal akibat alergi.

Ada cara untuk mencegah datangnya gatal-gatal di vagina atau menangani jika gejala ini muncul. Selain untuk wanita dewasa, cara ini juga bisa diajarkan pada anak-anak dan remaja putri.

Hindari penggunaan tisu, pembalut, pantyliner, juga pembersih organ kewanitaan yang mengandung pewangi.
Untuk membersihkan area kewanitaan, cukup gunakan air bersih dan sabun biasa tanpa pewangi. Hal ini cukup dilakukan sekali dalam sehari. Membersihkannya lebih dari sekali akan membuat vagina kering.
Setelah buang air besar, bersihkan anus dari depan ke belakang, dan bukan sebaliknya. Penggunaan tisu toilet setelah buang air kecil juga sebaiknya diusapkan dari arah vagina ke anus.
Remaja dan wanita dewasa disarankan untuk mengganti pembalut sesering mungkin sesuai kebutuhan.
Ganti celana dalam tiap hari. Celana dari bahan katun lebih sehat daripada bahan sintetis seperti nilon.
Gunakan kondom saat berhubungan seksual untuk mencegah penyakit menular seksual.
Hindari berhubungan seksual ketika vagina masih terasa gatal.
Meski vagina terasa gatal, hindari untuk menggaruknya.
Segera ganti pakaian olahraga, terutama baju renang, segera setelah selesai berolahraga.
Sebisa mungkin minimalisasi penggunaan celana atau rok ketat.

Secara keseluruhan, vagina gatal umumnya dapat dicegah dengan menjaga kebersihan organ intim. Jika merasakan gatal yang berkelanjutan, sering kambuh, atau terdapat gejala-gejala yang perlu diwaspadai, segera periksakan ke dokter.

Gatal di vagina? Jangan asal garuk, ya. Mending tanya langsung ke dokter. Download aplikasi Alodokter di App Store dan Google Play. Anda bisa chat langsung dengan Dokter Kandungan di Alodokter. Tidak perlu lagi antre lama-lama untuk ketemu dokter.

Keputihan

Obat Keputihan Untuk Ibu Hamil

Keputihan cukup sering terjadi saat hamil. Kondisi ini umumnya normal. Namun bila disebabkan oleh penyakit, keputihan saat hamil perlu segera ditangani.

Keputihan saat hamil sering terjadi karena perubahan hormonal. Selain itu, perubahan dari serviks atau leher rahim juga berpengaruh pada munculnya keputihan pada ibu hamil. Biasanya keputihan akan semakin terlihat seiring dengan bertambahnya usia kehamilan.

Kenali Tanda-Tanda Keputihan yang Tidak Normal

Keputihan bisa berbeda pada setiap wanita, termasuk pada ibu hamil. Hal ini tergantung pada penyebabnya. Masing-masing penyebab akan menimbulkan warna, aroma, dan jumlah keputihan yang berbeda.

Keputihan pada ibu hamil yang masih dikategorikan normal adalah keputihan yang tidak berbau, tidak berwarna, tidak berlebihan, dan tidak menimbulkan rasa gatal, perih, serta nyeri.

Sedangkan keputihan yang tidak normal pada ibu hamil akan menimbulkan keluhan berikut:

Mengeluarkan aroma tidak sedap, busuk, atau amis.
Berwarna kuning, hijau, atau putih, dengan konsistensi seperti susu atau keju.
Menimbulkan rasa nyeri dan rasa sakit pada vagina dan perut.
Menimbulkan rasa gatal di dalam atau sekitar vagina.

Obat Keputihan pada Ibu Hamil dan Tips Mengatasinya

Pada ibu hamil, keputihan yang disebabkan oleh infeksi perlu mendapatkan penanganan yang tepat. Beberapa jenis obat keputihan pada ibu hamil berikut mungkin akan diberikan oleh dokter, untuk mengatasi keluhan yang dirasakan:

1. Obat antimikroba

Dari beragam jenis obat antimikroba, metronidazole merupakan salah satu obat keputihan yang bisa digunakan oleh ibu hamil. Metronidazol efektif untuk mengatasi keputihan yang disebabkan oleh infeksi trikomoniasis dan infeksi bakteri.
2. Obat antibiotik

Jika keputihan saat hamil disebabkan oleh infeksi bakteri atau bacterial vaginosis, pemberian antibiotik biasanya akan menjadi pilihan penanganannya. Pilihan sediaan antibiotik yang bisa diberikan adalah tablet yang bisa dikonsumsi secara oral atau diminum.

3. Obat antijamur

Infeksi jamur sangat rentan terjadi pada saat kehamilan karena adanya perubahan pH atau tingkat keasaman di area intim ibu hamil. Obat antijamur yang sering digunakan untuk mengatasi keputihan jenis ini biasanya diberikan dalam bentuk krim, salep, atau supositoria. Obat keputihan yang diminum (sediaan oral) tidak direkomendasikan pada ibu hamil.

Pengobatan dan penanganan keputihan saat hamil memerlukan diskusi dan konsultasi langsung dengan dokter. Hal ini agar pengobatan keputihan pada ibu hamil tetap aman dan sesuai dengan kondisi.

Karena keputihan rentan terjadi selama kehamilan, maka ibu hamil disarankan untuk melakukan tindakan pencegahan, seperti membersihkan vagina dengan benar, menggunakan sabun tanpa pengharum, mengenakan pakaian dalam yang nyaman dan tidak terlalu ketat, serta tidak menggunakan pantyliner.

Hb Rendah Pada Bayi

Kadar Hb Rendah Pada Bayi Baru Lahir

Hemoglobin adalah protein dalam darah yang membentuk sel darah merah sekaligus mengikat oksigen. Kadar Hb dapat menurun dan ini bisa terjadi pada anak, bahkan bayi yang baru saja dilahirkan. Jika kadar hb rendah terjadi pada bayi, apa yang akan terjadi? Cari tahu jawabannya pada ulasan berikut ini.

Kadar Hb tinggi dan rendah pada bayi yang baru lahir

Hemoglobin, erat kaitannya dengan sel darah merah (eritrosit). Hemoglobin merupakan salah satu komponen berupa protein yang bertugas memberi bentuk sel darah merah, yakni bulat dan pipih di tengah Tujuannya, agar sel darah merah mudah mengalir ke seluruh pembuluh darah di dalam tubuh.

Selain itu, hemoglobin juga berfungsi mengikat oksigen dan membawanya bersama darah untuk disalurkan ke seluruh sel dan jaringan tubuh.

Nah, pada bayi yang baru lahir, massa sel darah merahnya sangat bervariasi. Itu artinya, kadar Hb pada bayi yang baru lahir bisa tinggi atau rendah.

Menjelang kelahiran, kadar Hb bayi normalnya akan tinggi. Ini terjadi karena bayi harus mengikat oksigen sendiri yang didapat dari plasenta ibunya. Kadar oksigen yang terbatas ini menyebabkan hemoglobin bayi akan meningkat.

Jumlah Hb normal pada bayi yang baru lahir, yakni 19,3 mg/dL-22 mg/dL. Nilainya akan terus meningkat selama 2 jam setelah bayi dilahirkan.

Setelah usianya mencapai 1 minggu, kadar Hb bayi akan menjadi turun. Ini merupakan tanda bahwa bayi merespons adanya tekanan oksigen yang lebih tinggi ketimbang di dalam kandungan ibunya.

Memasuki minggu ke-8 dan 12, kadar Hb pada bayi akan jadi lebih rendah. Menurunnya kadar Hb ini, seolah-seolah membuat bayi mengalami anemia, padahal sebenarnya tidak.

Anemia adalah istilah medis untuk menggambarkan kadar Hb yang rendah. Konsentrasi Hb bayi pada saat ini, akan berkisar antara 9 mg/dL – 11 mg/dL.

Penyebab kadar Hb rendah pada bayi baru lahir

Normalnya, setelah bayi lahir, kadar Hb akan tinggi. Jika tidak, mungkin bayi memiliki masalah kesehatan tertentu.

Biasanya, kondisi tersebut terjadi pada bayi yang lahir prematur karena sang ibu tidak dapat memberikan zat besi—zat pembentuk sel darah merah—hingga akhir trimester ketiga.

Zat besi yang tidak tercukupi ini kemudian menyebabkan hemoglobin mudah pecah dan tidak berhasil membentuk eritrosit sesuai kebutuhan. Akibatnya, terjadilah anemia defisiensi zat besi di mana kadar hb dan zat besi menjadi rendah pada bayi baru lahir (usia 3-8 minggu).

Penyebab anemia lainnya pada bayi baru lahir, yaitu kehilangan darah, penurunan produksi sel darah merah, dan meningkatnya kerusakan sel darah merah.

Kehilangan darah biasanya terjadi akibat bayi kembar, kerusakan plasenta dan tali pusat, penjepitan tali pusat yang tertunda saat persalinan, dan perdarahan internal yang terjadi saat proses melahirkan.

Sementara, penurunan produksi sel darah merah bisa disebabkan kelainan sumsum tulang atau apabila sang ibu mengalami infeksi saat kehamilan, seperti TORCH (toksoplasmosis, rubella, cytomegalovirus, herpesvirus).

Selain itu, kerusakan sel darah merah pada bayi, yang juga berpengaruh terhadap Hb rendah, sebagian besar disebabkan oleh hemolytic disease atau erythroblastosis fetalis, yang terjadi akibat ketidakcocokan golongan darah ibu dan bayi.

Bahaya kadar Hb rendah pada bayi baru lahir

Kadar Hb rendah pada bayi akibat kehilangan sejumlah darah, mungkin akan membuat sang bayi mengalami syok. Kulitnya akan menjadi lebih pucat, denyut jantung jadi lebih cepat, tekanan darah jadi rendah, dan pernapasannya jadi lebih cepat dan pendek.

Sementara, Hb rendah yang terjadi akibat kerusakan eritrosit, produksi bilirubin akan meningkat dan menumpuk (hiperbilirubinemia). Akibatnya, kulit dan mata bayi akan menguning (jaundice).

Jika bayi tidak mampu mengendalikan bilirubin yang berlebihan dari kerusakan sel darah merah, organ hati bayi dapat membesar. Bilirubin juga bisa menumpuk di otak menyebabkan bayi kejang, kerusakan otak, kehilangan pendengaran, dan kematian.

Kematian tidak hanya disebabkan oleh penumpukan bilirubin. Kekurangan sel darah merah dan hemoglobin yang menyebabkan aritmia (denyut jantung tidak teratur), dapat menimbulkan pembesaran jantung atau gagal jantung yang berisiko dengan kematian.

Oleh karena adanya risiko yang mengancam pada bayi baru lahir dengan Hb rendah, bayi dengan kondisi ini biasanya diharuskan mendapatkan perawatan intensif di rumah sakit.

Rawat Area Kewanitaan

Rawat Area Kewanitaan Untuk Bantu Lebih Percaya Diri

Timbulnya bau serta area kewanitaan berwarna gelap adalah beberapa hal yang dapat merusak kepercayaan diri wanita di atas ranjang. Kecantikan serta kesehatan area kewanitaan atau intimate beauty merupakan hal yang sangat penting bagi seorang wanita. Saking pentingnya intimate beauty, sebanyak 52 % wanita sengaja menghindari hubungan seksual dengan pasangannya walaupun sudah “turn on” hanya karena merasa tidak siap dengan tubuhnya.

Ditambah lagi, 13 % dari perempuan mengaku hanya mau berhubungan seksual dalam keadaan gelap karena merasa tidak percaya diri. Fakta menarik lain menyebutkan bahwa perempuan cenderung tertutup berbicara terkait seksualitas dibandingkan dengan lelaki. Perasaan tabu dan malu antara lain mendasari hal ini. Pada akhirnya, hal ini berujung pada menurunnya kepuasan seksual para wanita secara signifikan.

Hal tersebut menjadi tema diskusi acara “Perempuan dan Berbagai Permasalahan ‘Intim’ yang Jarang Terungkapkan” yang digelar Andalan Feminine Care di Langit Seduh Kafe, Rabu (4/9) lalu.
Pentingnya memiliki intimate beauty

Menurut Maharani Anindita, Brand Manager Andalan Feminine Care, intimate beauty adalah suatu kondisi ketika perempuan merasa aman dan nyaman terkait kesehatan area kewanitaannya. Namun, kurangnya pengetahuan akan pentingnya kesehatan seksual dan reproduksi, hingga rasa risih dan malu untuk membicarakannya, membuat wanita sering merasa tidak aman dengan intimate beauty.

“Akibatnya, banyak wanita yang menghadapi berbagai permasalahan ranjang tanpa tahu apa yang harus dilakukan, dan pasif untuk mencari solusi,” dia menuturkan.

Dalam kesempatan yang sama, dr. Dinda Derdameisya Sp.OG menambahkan dengan menjaga intimate beauty, seorang wanita akan lebih paham kondisi kesehatan area kewanitaannya.

“Anda sebagai wanita juga dapat membedakan kondisi organ kewanitaan yang normal dan yang sedang terinfeksi. Anda pun dapat segera mencari rujukan medis, serta meningkatkan kondisi kebersihan organ intim mereka ketika ada masalah,” dr. Dinda melanjutkan.

Dengan intimate beauty, dijelaskan dr. Haekal Anshari, M. Biomed (AAM), seorang wanita akan merasa sangat terbantu untuk meningkatkan rasa percaya diri pada aktivitas seksualnya.

“Hal itu karena mereka sudah memiliki organ seksual yang sehat untuk melakukan hubungan seksual yang memuaskan, baik untuk pasangan maupun dirinya sendiri,” ujar dr. Haekal.

Woman Scratching Her Hand

Mengatasi Jari Tangan yang Bengkak Saat Hamil

Kehamilan memberikan banyak perubahan pada tubuh. Salah satunya membuat jari-jari Anda membengkak akibat peningkatan produksi darah dan cairan tubuh. Meskipun wajar, jari tangan yang bengkak saat hamil dapat menimbulkan sensasi tidak nyaman.
Mengapa jari tangan bengkak saat hamil?

Selama kehamilan, tubuh Anda memproduksi lebih banyak darah dan cairan tubuh untuk memenuhi kebutuhan janin yang sedang berkembang. Cairan berlebih dapat menumpuk pada beberapa anggota tubuh sehingga menyebabkan bengkak yang disebut edema.

Edema biasanya semakin parah seiring bertambahnya usia kandungan. Pasalnya, perkembangan janin membuat rahim bertambah besar. Rahim pun menekan pembuluh darah dan menghambat darah yang seharusnya mengalir dari kaki ke jantung.

Selain itu, hormon pada tubuh Anda juga membuat otot pembuluh darah menjadi lebih lunak. Hal ini membuat darah tidak bisa mengalir kembali ke jantung secara optimal. Darah dan komponen cairannya pun menumpuk pada tangan, kaki, wajah, serta jari.

Cara mengatasi jari tangan yang bengkak saat hamil

Jari tangan yang bengkak dapat menimbulkan rasa tidak nyaman, bahkan mungkin mengganggu aktivitas sehari-hari. Berikut adalah beberapa tips mudah mengatasinya:

1. Menyesuaikan pola makan

Pembengkakan pada jari bisa bertambah parah apabila Anda kekurangan asupan kalium, sering makan makanan tinggi garam, serta mengonsumsi kafein. Oleh sebab itu, Anda perlu menyesuaikan pola makan dengan cara berikut:

Menambah asupan kalium dari pisang, melon, jeruk, buah-buahan yang telah dikeringkan, jamur, kentang, ubi, dan kacang-kacangan
Memperbanyak konsumsi makanan alami dan membatasi makanan hasil olahan yang tinggi garam
Membatasi asupan kafein
Mengonsumsi makanan diuretik (memicu pengeluaran cairan tubuh) alami seperti seledri, jahe, dan peterseli

2. Menjaga tubuh tetap terhidrasi

Minum banyak air putih ternyata membantu Anda mengatasi jari tangan yang bengkak saat hamil. Hal ini disebabkan karena air mampu menarik cairan berlebih yang menumpuk pada tubuh Anda, lalu mengeluarkannya bersama urine.

Anda pun dapat memanfaatkan air dengan berendam, berenang, atau sekadar berdiri di kolam yang dangkal. Air di sekeliling Anda akan memberikan gaya tekan pada jaringan tubuh sehingga mengeluarkan cairan yang menumpuk di dalamnya.

3. Tidur menghadap kiri

Tidur menghadap kiri akan mengurangi tekanan pada pembuluh vena cava inferior. Pembuluh ini berfungsi mengalirkan darah yang mengandung karbondioksida dari bagian bawah tubuh menuju jantung.

Berbaring menghadap kiri selama hamil juga bisa mengurangi beban dari perut. Jika pembuluh vena cava inferior bebas dari tekanan, darah akan mengalir lebih lancar menuju jantung. Cairan yang menumpuk pun berkurang dan jari tak lagi membengkak.

4. Menggunakan kompres hangat

Kompres hangat amat bermanfaat untuk mengatasi jari tangan yang bengkak saat hamil. Panas dapat melancarkan peredaran darah di sekitar area yang dikompres. Dengan begitu, aliran darah menuju jantung menjadi semakin lancar.

Anda bisa menggunakan heating pad atau handuk yang telah dibasahi air hangat. Tempelkan pada jari yang bengkak selama 20 menit. Jangan melebihi durasi tersebut untuk menghindari risiko luka bakar.

Jari tangan yang bengkak saat hamil sangatlah wajar dan akan mulai berkurang setelah melahirkan. Namun, waspadalah jika pembengkakan terjadi secara mendadak serta disertai sakit kepala, masalah penglihatan, dan muntah.

Ini merupakan gejala dari preeklampsia, yakni komplikasi kehamilan yang ditandai dengan tekanan darah tinggi dan kerusakan organ. Jika Anda mengalami gejala ini, segera periksakan diri ke dokter kandungan untuk mendapatkan penanganan.

Tas Terlalu Berat

Akibat Tas Terlalu Berat Untuk Anak Sekolah

Saat ini tampaknya beban pelajaran sekolah yang harus ditanggung oleh anak menjadi lebih besar. Buku pelajaran yang dibawa pun makin banyak karena jam sekolah yang lebih panjang. Bahkan sebagian buku yang dibawa juga tebal. Akibatnya, tas sekolah anak menjadi cenderung terlalu berat akibat buku-buku dan peralatan sekolah yang dibawanya.

Para ahli akhirnya mulai memberikan perhatian terhadap dampak kesehatan penggunaan tas sekolah yang berat pada anak, dan terlihat bahwa dampaknya tidak baik. Hal ini memicu sekelompok peneliti di Spanyol yang berupaya mencari tahu berat tas sekolah yang boleh dibawa oleh anak.

Berapa berat tas anak yang ideal?

Penelitian dilakukan di 49 sekolah SD di Spanyol. Setelah dilakukan telaah lebih lanjut, didapatkan bahwa berat tas sekolah yang aman untuk dibawa anak bervariasi, bergantung dari berat badan anak.

Dikatakan bahwa berat maksimal yang tidak akan menimbulkan dampak buruk pada kesehatan adalah sekitar 10 persen dari berat badan anak. Sebagai contoh, jika berat anak Anda 30 kilogram, maka maksimal berat tas sekolah adalah 3 kg.

Namun, dengan semua buku sekolah dan kegiatan ekstrakurikuler yang diikuti oleh anak, berat bawaan anak ke sekolah sering melebihi 10 persen dari berat badan mereka.

Misalnya, anak yang lebih besar mungkin membawa alat musik atau peralatan olahraga ke sekolah, yang dapat membuat barang-barang yang dibawa menjadi lebih dari 10 persen berat badan mereka.

Oleh karena itu, para ahli menyarankan untuk menggunakan tas troli dan bukan menggunakan tas ransel dalam hal tersebut.

Di berbagai pelosok dunia, tidak jarang menemukan anak sekolah yang menggunakan tas troli ke sekolah. Berdasarkan penelitian yang dilakukan, sekitar 40 persen anak sekolah di Spanyol menggunakan tas troli.

Namun, untuk penggunaan tas troli pun terdapat batas maksimal berat yang dapat dibawa tanpa menimbulkan dampak buruk pada kesehatan. Berat maksimal tas troli adalah 20 persen dari berat badan anak yang membawa tas tersebut.

Bahaya tas anak terlalu berat

Penggunaan tas sekolah yang terlalu berat dapat menimbulkan beberapa gangguan kesehatan. Gangguan yang paling sering timbul adalah nyeri pada punggung dan leher, atau rasa pegal-pegal pada bahu.

Semua tanda dan gejala tersebut pada akhirnya dapat menyebabkan rasa lelah yang cukup berat, hingga anak menjadi lebih sering sakit. Dan sebagai akibatnya, anak bisa lebih sering tidak masuk sekolah karena sakit.

Selain itu, gejala nyeri dan pegal-pegal yang dirasakan oleh anak-anak sebenarnya merupakan tanda-tanda awal dari gangguan postur pada anak.

Gangguan postur yang terjadi selama jangka waktu yang cukup panjang dapat menyebabkan gangguan pada pola berjalan dan berdampak pada keseimbangan. Jika sudah terjadi gangguan keseimbangan, anak menjadi lebih mudah jatuh dan mengalami cedera.

Direktur dari Kidcrew Pediatrics yang bernama Dr. Dina Kulik sudah lama menyatakan bahwa tas sekolah yang berat dapat menyebabkan timbulnya nyeri otot pada anak, hingga dapat menimbulkan gangguan postur tubuh dan keseimbangan.

Selain itu, beliau merupakan salah satu pendukung penggunaan tas troli pada anak. Menurut beliau, jika tas tidak digendong, maka keluhan dan gangguan postur pada anak pun tidak akan terjadi.

Namun, beberapa ibu rumah tangga di Spanyol tidak setuju dengan pernyataan ini. Menurut mereka, tas troli sulit digunakan oleh anak-anak, terutama di musim hujan ketika jalanan becek dan kotor.

Selain itu, juga ada penelitian yang menemukan bahwa kasus bullying lebih sering terjadi pada anak-anak yang membawa tas troli.

Tips penggunaan tas untuk anak

Berdasarkan semua data dan opini yang ada, orang tua dapat memilih sendiri tas yang paling sesuai bagi anaknya. Jika tetap menggunakan tas ransel, ada beberapa hal yang dapat dilakukan untuk menurunkan risiko dampak buruk kesehatan karena tas sekolah yang berat.

Pertama, beli tas ransel yang ringan dan pastikan bahwa anak hanya membawa peralatan yang dibutuhkan ke sekolah. Selain itu, pastikan bahwa anak menggunakan kedua tali pegangan pada tas ransel, dan tidak hanya satu saja.

Meski terkesan sepele, tas sekolah anak nyatanya bisa mengganggu tumbuh kembang anak. Jadi, pastikan tas si Kecil tidak terlalu berat, ya.

Makanan Pemicu Kanker

Waspadai Jenis Makanan Ini Bisa Jadi Pemicu Kanker!

Hingga saat ini penyebab penyakit kanker masih sangat sulit diketahui. Meski demikian ada beragam faktor pemicu kanker yang sebetulnya bisa diantisipasi. Salah satunya adalah makanan yang bisa jadi pemicu sel kanker.

Kondisi munculnya kembali sel kanker dalam tubuh – seperti yang kini tengah dialami aktris Ria Irawan – memang sering tidak bisa dihindari oleh penderita kanker. Bahkan bagi mereka yang sudah dinyatakan “sembuh”, munculnya sel kanker juga bisa dipicu oleh makanan yang dikonsumsi.

Banyak penelitian yang menunjukkan bahwa pola makan sehat dapat mengurangi risiko munculnya sel kanker. Namun begitu pula sebaliknya. Pola makan yang asal-asalan makin meningkatkan risiko munculnya sel kanker.

Setidaknya, ada tujuh jenis makanan dan minuman yang bisa memicu kanker. Berikut beberapa jenis makanan yang perlu perhatikan konsumsinya:

1. Makanan ultra-proses

Processed food adalah makanan yang diproses menjadi makanan “hampir jadi” sebelum dijual ke pasaran, misalnya makanan kaleng, makanan yang diasapkan, pasteurisasi, dan yang melalui proses pengeringan.

Sedangkan pada makanan ultra-proses (ultra-processed food), makanan yang sudah diproses masih lagi diberi bahan tambahan, misalnya pengawet  makanan, pemanis buatan, atau penambah selera makan.

Menurut dokter, makanan ultra-proses, seperti bacon, sosis, daging asap, atau keju asap mengandung N-nitroso.

“N-nitroso adalah komponen karsinogenik yang dihasilkan selama proses memasak, dan komponen tersebut dapat meningkatkan risiko kanker,” ungkap dr. Melyarna.

Badan Internasional untuk Penelitian Kanker WHO (IARC) menyebutkan, konsumsi 50 gram daging (setara dengan 1 buah sosis berukuran sedang atau 4 lembar bacon) setiap harinya dapat meningkatkan risiko kanker usus hingga 18 persen

2. Makanan tinggi gula

Dilansir dari Healthline, makanan olahan yang tinggi gula dan rendah serat serta nutrisi dikaitkan dengan peningkatan risiko kanker. Ada penelitian yang menemukan bahwa orang-orang yang terlalu banyak mengonsumsi asupan manis hingga glukosa darahnya tinggi,  risiko terjadinya kanker seperti kanker payudara dan kanker perut meningkat.

Selain itu, asupan karbohidrat yang berlebih juga disebut-sebut sebagai pemicu kanker usus besar. Kadar glukosa darah dan insulin yang lebih tinggi adalah faktor risiko kanker. Insulin telah terbukti merangsang pembelahan sel, mendukung pembelahan, sekaligus meningkatkan penyebaran sel kanker.

Asupan gula dan karbohidrat berlebih juga bisa menimbulkan peradangan di tubuh, yang selanjutnya dapat memicu pertumbuhan sel-sel abnormal. Karena penderita diabetes memiliki risiko kanker 22 persen lebih tinggi ketimbang mereka yang tidak memiliki penyakit tersebut, maka kurangilah aneka makanan dan minuman yang tinggi gula.

  1. Minuman beralkohol

Menurut penelitian yang dilakukan The National Toxicology Program of The US Department of Health and Human Services, semakin banyak dan sering Anda mengonsumsi alkohol, risiko Anda untuk mengalami kanker nasofaring, esofagus, hati, payudara, dan usus akan meningkat. Bahkan menurut data dari American Journal of Public Health, di Amerika Serikat sendiri angka kematian pasien kanker akibat alkohol diperkirakan sekitar 3,5 persen.

  1. Makanan tinggi lemak

Lemak jahat atau lemak jenuh memang tidak berhubungan langsung dengan kanker. Namun, ada studi yang menemukan bahwa pasien kanker yang mengonsumsi makanan yang mengandung banyak lemak memiliki kemungkinan 78 persen lebih tinggi untuk meninggal dalam waktu 7 tahun sejak diagnosis. Hal ini jika dibandingkan dengan mereka yang mengurangi jenis makanan ini.

 5. Daging yang dibakar

Meski lezat, dokter, dari mengatakan, senyawa heterocyclic amines (HCA) dan polycyclic aromatic hydrocarbons (PAH) akan terbentuk di dalam daging yang dibakar. Dalam sebuah penelitian, tikus yang diberikan makanan tinggi HCA dan PAH mengalami peningkatan kejadian kanker payudara, kanker hati, dan kanker paru.

Hindari memanggang daging hingga terlalu gosong dan jangan sering-sering menyantapnya. Sebaiknya rebus dulu daging yang hendak dibakar, sehingga Anda tak perlu memanggangnya terlalu lama untuk mendapatkan tingkat kematangan yang diinginkan.

6. Makanan kalengan

Makanan jenis ini memang praktis dan memiliki rasa yang enak. Namun berdasarkan jurnal medis “Life Sciences”, makanan kaleng mengandung senyawa bisphenol A (BPA) yang dapat meningkatkan risiko kanker.

“Pada penelitian tersebut menyebutkan kandungan BPA yang terdapat di dalam kaleng makanan dapat masuk dan mencemari makanan, sehingga jika dikonsumsi bisa meningkatkan risiko kanker,” ujar dr. Nadia. Meski tidak semua kemasan makanan mengandung BPA, tapi amannya kurangi dan batasi konsumsi makanan kalengan.

7. Susu dan produk olahannya

Beberapa studi observasi mengindikasikan bahwa konsumsi produk olahan susu bisa meningkatkan risiko kanker prostat.

Meski butuh penelitian lebih lanjut, tetapi ada satu studi dalam jurnal medis “Cancer Epidemiology, Biomarkers & Prevention” tahun 2012 yang meneliti 4.000 pria dengan kanker prostat. Temuannya, asupan whole milk (susu murni) meningkatkan risiko perkembangan penyakit dan kematian.

Teori menunjukkan kemungkinan penyebabnya adalah meningkatkan asupan kalsium, insulin-like growth factor 1 (IGF-1), atau hormon estrogen dari sapi yang hamil. Semuanya telah dikaitkan dengan kanker prostat, meski asosiasinya sangat lemah.

Jika tak ingin risiko kanker meningkat, kurangi, batasi, atau kalau perlu jauhi jenis makanan yang memicu kanker seperti yang disebutkan di atas. Selain itu, jalankan pola hidup sehat mulai saat ini untuk mencegah munculnya penyakit, termasuk kanker. Hal lain yang tidak kalah penting adalah lakukan cek kesehatan rutin ke dokter. Dengan demikian gangguan kesehatan bisa dideteksi sejak dini.

Kecanduan Rokok

Makanan yang Bisa Membantu Mengurangi Efek Kecanduan Rokok

Berhenti merokok memang tidak mudah. Beberapa mantan perokok hampir menyerah karena tak kuat setelah berhenti merokok. Tapi, tunggu dulu. Ternyata, efek kecanduan rokok ini bisa ditahan dengan mengatur pola makan yang sehat, Untuk Mengenai Informasi lebih lanjut, Simak ulasan berikut.

Makanan untuk berhenti merokok, yang seperti apa?

Ada banyak perubahan yang terjadi dalam tubuh Anda ketika memutuskan berhenti merokok. Yang paling sering adalah Anda jadi mudah stres. Bukan cuma itu, reseptor lidah dan hidung Anda pun ikut rusak akibat terkena zat-zat kimia dalam rokok.

Satu kepulan asap rokok melepaskan sekitar 7.000 bahan beracun. Bayangkan hanya dalam satu kali merokok saja, sudah berapa banyak racun yang merusak saraf-saraf di mulut. Alhasil, saraf di lidah dan hidung jadi baal dan hanya mengenali sensasi bahan aktif dari rokok.

Namun tenang dulu, menurut sebuah penelitian yang dimuat dalam jurnal Tobacco Induced Diseases tahun 2017, mengatur pola makan ternyata bisa menjadi salah satu cara sukses untuk berhenti merokok, lho.

Nah, berikut ini berbagai makanan untuk berhenti merokok yang bisa membantu Anda, yaitu:

1. Susu

Ketika hasrat merokok kembali muncul, jangan buru-buru mengambil sebatang rokok untuk memuaskan keinginan tersebut, ya! Ada baiknya, segeralah pergi ke dapur dan ambil segelas susu. Ya, susu bisa menjadi alternatif makanan untuk berhenti merokok, lho.

Temuan ini berawal dari sebuah studi yang dimuat dalam jurnal Nicotine and Tobacco Research tahun 2007 silam. Pada penelitian tersebut, sekitar 209 perokok diminta untuk menikmati berbagai makanan dan menilai jenis makanan apa saja yang bisa membuat lidahnya terasa enak dan tidak.

Ternyata, makanan untuk berhenti merokok yang paling banyak dipilih adalah susu dan produk susu. Ini karena susu dapat membantu menghilangkan sensasi pahit di lidah akibat merokok.

2. Sayur dan buah

Anda sedang mencari makanan untuk berhenti merokok? Coba pilih berbagai sayur dan buah kesukaan Anda. Misalnya jeruk, pir, apel, atau pisang yang mengandung banyak antioksidan, vitamin, dan serat.

Menurut sebuah penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Nicotine and Tobacco Research tahun 2013, para mantan perokok yang suka makan sayur dan buah cenderung lebih mudah terbebas dari jeratan rokok. Bahkan, hasrat untuk setop merokok terus menguat hingga 30 hari ke depan, dibandingkan mereka yang jarang makan sayur dan buah.

Sama seperti susu, makan sayur dan buah dapat membantu mengembalikan sensitivitas lidah. Dengan begitu, Anda tak lagi mencari rokok saat stres, justru beralih ke sayur dan buah yang lebih sehat.

3. Popcorn

Siapa bilang kalau popcorn cuma boleh dimakan saat menonton film? Popcorn juga bisa menjadi makanan untuk berhenti merokok yang bisa Anda andalkan.

Bukan cuma membuat tangan jadi sibuk ngemil, makan popcorn juga bisa membuat Anda lebih cepat kenyang. Sekitar 1.000 gram atau setara dengan 5 cangkir popcorn hanya mengandung 150 kalori. Jadi, Anda tak perlu cemas akan kegemukan setelah makan popcorn.

Dengan catatan, hindari menambahkan mentega, gula, atau garam pada popcorn. Gantilah dengan sedikit minyak zaitun atau keju parmesan supaya lebih gurih dan menambah cita rasanya.

4. Kacang

Salah satu efek berhenti merokok yang paling umum adalah berat badan naik drastis. Hal ini terjadi karena nafsu makan mantan perokok cenderung meningkat dan dilampiaskan dengan ngemil makanan yang tidak sehat.

Tenang, ini bukan berarti Anda tidak boleh ngemil demi menjaga berat badan tetap stabil, kok. Yang terpenting, Anda harus lebih hati-hati saat memilih makanan untuk berhenti merokok.

Nah, agar lebih sehat dan aman untuk berat badan, pilihlah kacang sebagai camilan Anda hari ini. Sebuah studi yang dimuat dalam jurnal Annals of Internal Medicine tahun 2015 mengungkapkan bahwa orang yang makan makanan tinggi serat mengalami penurunan berat badan hingga 2,5 kilogram (kg) dalam sebulan.

Makanan tinggi serat ini tidak hanya kacang, tapi juga termasuk brokoli, raspberry dan jenis buah beri lainnya, serta oatmeal.

Makanan yang harus dihindari saat berhenti merokok

Selain memilih makanan untuk berhenti merokok, ada beberapa jenis makanan yang juga harus Anda hindari. Pasalnya, ada makanan tertentu yang justru bisa memancing hasrat kembali merokok jadi lebih tinggi.

Nah, berikut ini makanan yang harus Anda hindari.

1. Kopi

Berlawanan dengan susu, kopi justru menjadi salah satu teman terbaik untuk diminum saat sedang merokok. Bukan berarti baik, hal ini justru menjadi bumerang bagi Anda yang sedang berusaha berhenti merokok.

Kandungan kafein dalam rokok dapat merangsang reseptor di lidah untuk kembali merokok. Sebisa mungkin, hindari jenis minuman ini supaya usaha Anda untuk berhenti merokok kian sukses.

2. Alkohol

Sama seperti kopi, tidak sedikit orang yang suka minum alkohol sembari mengisap rokok dalam waktu yang bersamaan. Katanya, efek menenangkannya bisa berkali-kali lipat jika Anda melakukannya sekaligus.

Padahal, efek menenangkan ini hanya bersifat sementara. Justru, dibalik itu semua, ada banyak zat-zat racun yang mengalir dalam darah dan merusak organ-organ tubuh Anda secara perlahan.

3. Makanan rendah kalori

Banyak orang mengira bahwa makanan rendah kalori menjadi makanan untuk berhenti merokok terbaik untuk dipilih. Sebab, makanan rendah kalori dipercaya dapat membantu mengurangi risiko kelebihan berat badan yang umum terjadi setelah berhenti merokok.

Padahal, kenyataannya justru sebaliknya. Para pakar kesehatan justru mengungkapkan bahwa makanan rendah kalori justru menjadi bumerang bagi Anda yang sedang berupaya menjauhkan diri dari rokok.

Menurut studi yang dimuat dalam jurnal Psychopharmacology tahun 2005, perokok yang mengurangi 700 kalori dalam makanannya justru ditemukan lebih banyak merokok daripada yang tidak melakukannya. Sayangnya, para ahli masih belum mengetahui penyebab jelasnya.

Car Seat

Tips Memilih Car Seat Untuk Bayi

Dalam memilih Car Seat kenyamanan adalah yang paling utama. Pasalnya, orang dewasa mungkin nyaman-nyaman saja. Namun, hal tersebut mungkin tidak dirasakan oleh bayi karena tubuhnya masih mungil.

Menurut dokter , car seat tak cuma bikin bayi lebih nyaman saat berada di dalam mobil. Dengan car seat, Anda pun tidak perlu memangku anak selama di perjalanan.

“Selain itu, anak akan merasa lebih nyaman karena duduk dengan posisi yang ergonomis dan keselamatan juga lebih terjamin ketimbang tidak pakai car seat,” dia menjelaskan.

Untuk mencapai tujuan kenyamanan serta keselamatan buah hati, ada beberapa hal yang mesti diperhatikan ketika orang tua memilih car seat untuk bayi. Berikut penjelasannya.
Beli bekas atau sekalian yang baru, ya?

Sebenarnya, tidak ada yang melarang untuk membeli car seat bekas karena harganya lebih murah. Tapi sebelum membeli, ada baiknya Anda pikir baik-baik.

Secara kasat mata mungkin barang tersebut masih bagus, tetapi tidak menutup kemungkinan bahwa ada kerusakan di bagian tertentu yang tidak terlihat. Lagi pula, sebagian besar car seat hanya bertahan selama 6 tahun. Itu dapat terlihat dari stiker yang berisi tanggal pembuatannya.

Jika Anda ingin membeli car seat bekas, pastikan kekurangannya tidak berada di aspek-aspek yang penting, seperti fungsi sabuk pengaman dan bantalan kursi. Jika hanya ada goresan atau baretan mungkin tidak apa-apa, tapi kalau sudah mengenai fungsi, lebih baik beli yang baru.

Fungsi sabuk pengaman menjadi aspek yang paling penting. Jika klip dada sudah longgar sehingga tidak dapat mengunci dengan rapat atau letaknya yang sudah terlalu rendah, maka jangan dibeli. Pengaman car seat harusnya berada di dekat pangkal ketiak bayi agar dapat menyangga dengan sempurna.

Sebelum membeli, ada baiknya juga Anda melihat review car seat tersebut di internet. Dengan demikian, Anda bisa mengetahui kelebihan dan kekurangan produk yang hendak dibeli.

Jangan salah pilih kategori car seat

Bukan cuma kualitasnya saja yang mesti diperhatikan, Anda pun tak boleh salah dalam memilih kategori car seat. Ya, kategori dibuat berdasarkan rentang berat badan si Kecil, misalnya:

  • Kategori grup 0 untuk anak usia 6-9 bulan dengan berat mencapai 10 kilogram.
    Kategori grup 0 plus untuk anak usia 9-15 bulan dengan berat mencapai 13 kilogram.
    Kategori grup 1 untuk anak usia 9 bulan s.d. 4 tahun dengan berat 9-18 kilogram.
    Kategori grup 2 untuk anak usia 4-6 tahun dengan berat sekitar 15-25 kilogram.
    Dan kategori grup 3 untuk anak usia 6-11 tahun dengan berat sekitar 22-36 kilogram.

Jika Anda memilih kategori grup 2 hanya karena modelnya menarik, padahal bayi Anda baru hendak berusia 1 tahun, maka car seat akan longgar dan tak bisa menjaga bayi dengan maksimal.
Menghadap depan, belakang, atau kombinasi?

Setelah memutuskan kategori, Anda pun mesti tahu jenis car seat yang hendak dibeli. Apakah itu yang menghadap ke belakang, ke depan, kombinasi, atau bahkan, yang booster? Nah, agar tak salah pilih dan sesuai dengan kebutuhan, berikut petunjuknya:

Car seat menghadap belakang cocok untuk bayi di bawah 15 bulan. Gunanya, agar leher bayi terhindar dari tekanan air bag yang menggembung bila terjadi kecelakaan.
Car seat menghadap ke depan cocok untuk bayi yang beratnya sudah mencapai 9-18 kilogram. Ini dilengkapi dengan tali kekang dan sabuk pengaman yang kuat serta bantalan kepala untuk mencegah benturan.
Car seat kombinasi. Kursi yang satu ini sangat fleksibel dan bisa digunakan oleh anak usia 6 bulan hingga 6 tahun. Namun, ada harga, ada kualitas, car seat kombinasi biasanya punya harga yang sangat mahal.
Car seat booster. Kursi ini dikhususkan untuk anak yang berat badannya lebih dari 15 kilogram. Kenyamanan dan keamanannya pun sama baiknya, hanya saja, fiturnya sudah tidak selengkap car seat booster khusus bayi yang usianya masih hitungan bulan.

Memilih car seat untuk bayi memang gampang-gampang susah, bukan cuma soal modelnya, tapi juga soal keamanan dan kenyamanan. Tak mengapa bila Anda memutuskan untuk beli car seat yang bekas. Dengan catatan, fungsi car seat masih baik, fiturnya masih lengkap, belum dipakai hingga 6 tahun, dan jenis serta kategorinya sesuai dengan kebutuhan anak.

Kalori

Kurangi Sejumlah Kalori Demi Tingkatkan Kesehatan Anda

Pola makan sehat sangat berpengaruh terhadap kesehatan tubuh. Jika ingin meningkatkan kesehatan tubuh, maka tidak cukup hanya dengan aktivitas fisik secara rutin saja. Anda juga perlu mengurang makanan yang tidak membuat kenyang namun tinggi kalori.

Faktanya, peneliti dari Duke University di North Carolina menyebut bahwa mengurangi asupan kalori dari makanan yang Anda konsumsi dengan kadar tertentu dapat membantu menurunkan risiko gangguan metabolis, seperti tekanan darah tinggi, kolesterol dan trigliserida tinggi, serta berat badan berlebih.

Dalam studi yang dilakukan selama 2 tahun dan telah diterbitkan di jurnal The Lancet Diabetes and Endocrinology itu, peneliti mendapatkan hasil bahwa kelompok yang memangkas 12 persen total kalori harian, atau sekitar 300 kalori, mengalami penurunan lemak tubuh sekitar 7 kg.

Temuan ini membuat para peneliti yang terlibat berpendapat bahwa memangkas kalori dalam jumlah moderat berpotensi meningkatkan kesehatan tubuh dan kualitas hidup, termasuk membuat umur lebih panjang.

Memilih makanan dengan lebih bijak

Jumlah asupan kalori yang ideal dalam sehari berbeda-beda pada setiap individu. Hal itu bergantung dari usia, jenis kelamin, berat dan tinggi badan, serta aktivitas yang dilakukan.

Namun, menurut U.S. federal dietary guidelines yang dikeluarkan Departemen Kesehatan Amerika Serikat, rata-rata wanita dewasa membutuhkan 1600 hingga 2400 kalori per hari. Sedangkan pada pria dewasa, rata-rata membutuhkan 2000 hingga 3000 kalori per hari.

Bagi Anda yang ingin memangkas 300 kalori per hari, maka Anda mesti benar-benar memperhatikan segala asupan yang dikonsumsi. Anda perlu berpikir dua kali sebelum mengonsumsi kacang, cokelat, keju, pasta, dan roti. Sebab, semuanya mengandung kalori yang cukup tinggi.

Jika makanan-makanan tersebut Anda konsumsi dalam batas yang tidak wajar, bukan tidak mungkin Anda justru akan mengalami kenaikan berat badan yang berujung pada meningkatnya risiko gangguan metabolis.

Selain itu, hindari juga makanan yang mengandung kalori kosong. Makanan jenis ini biasanya memiliki kandungan lemak dan gula yang tinggi, tapi mengandug nutrisi yang sangat sedikit atau bahkan tidak ada sama sekali.

Oleh karena itu, makanan yang mengandung kalori kosong sangat mungkin mengagalkan misi anda untuk memangkas 300 kalori per hari. Contoh makanan-makanan yang dimaksud meliputi donat, kue, es krim, piza, dan sosis.

Deretan makanan rendah kalori

Sebagai gantinya, berikut adalah beberapa makanan rendah kalori yang bisa Anda konsumsi sehari-hari:

1. Ikan

Selain rendah kalori, ikan kaya akan kandungan protein dan lemak sehat yang baik untuk kesehatan pembuluh darah Anda. Sejumlah penelitian juga menunjukkan bahwa protein yang berasal dari ikan mampu mengurangi tingkat kelaparan dan menekan nafsu makan. Dengan demikian, Anda jadi bisa merasakan kenyang dengan lebih lama.

Beberapa jenis ikan yang rendah kalori dan bisa Anda jadikan pilihan untuk dikonsumsi sebanyak dua kali dalam seminggu adalah salmon, sarden, kod, dan makarel.

2. Telur

Satu telur berukuran besar mengandung sekitar 72 kalori dan beragam nutrisi yang penting untuk menunjang kesehatan tubuh Anda. Sebuah studi menyatakan bahwa orang-orang yang mengonsumsi satu porsi telur sebagai menu sarapan akan merasa kenyang lebih lama dan lebih mungkin untuk mengurangi asupan kalori sebesar 105 kalori.

Untuk mendapatkan manfaat ini, telur sangat direkomendasikan untuk diolah dengan cara direbus hingga sepenuhnya matang. Hindari mengonsumsi telur yang digoreng menggunakan banyak minyak karena justru dapat meningkatkan jumlah kolesterol yang masuk ke tubuh.

3. Kentang

Kentang tidak selamanya memberikan pengaruh buruk bagi tubuh. Sebab, kentang adalah makanan yang kaya akan vitamin, serat, dan nutrisi penting lain yang dapat menunjang fungsi tubuh Anda.

Selain itu, kentang juga mengandung pati yang rendah kalori dan mampu bekerja sebagai serat larut dalam sistem pencernaan. Oleh sebab itu, kentang juga mampu membuat Anda kenyang lebih lama.

Akan tetapi, ada satu hal yang perlu digarisbawahi. Manfaat tersebut hanya bisa Anda rasakan dengan mengonsumsi kentang rebus, bukan kentang goreng.

Mengurangi sejumlah kalori yang masuk ke tubuh memang terbukti bisa membantu meningkatkan kesehatan. Namun sebelum melakukan hal tersebut, Anda tetap perlu mengonsultasikannya terlebih dahulu dengan dokter atau ahli gizi. Pasalnya, mengurangi sejumlah kalori secara sembarangan, tanpa memikirkan faktor-faktor lainnya, justru bisa membahayakan kesehatan Anda.